Empat tahun vakum, satu tekad
Laras, 31 tahun, berhenti bekerja sejak anaknya lahir dan menetap di Malang. Ia ingin kembali berpenghasilan — tanpa harus meninggalkan rumah.
Waktu yang tersisa hanya potongan-potongan
Belajar dengan balita di rumah berarti tidak pernah punya blok waktu utuh.
- Hanya bisa belajar saat anak tidur — subuh dan larut malam
- Percaya diri runtuh setelah empat tahun keluar dari dunia kerja
- Kerja remote lintas negara terdengar mustahil dari Malang
Kurikulum yang tunduk pada jadwalnya
Laras mencicil “Dasar HTML: Membangun Halaman Web Pertamamu”, “Dasar CSS: Styling Halaman Web”, dan “Dasar JavaScript: Pemrograman Web Interaktif” dua jam tiap subuh — AI coach Bina Course selalu siaga jam berapa pun ia sempat bertanya. Proyek dari tiap modul selesai dalam delapan bulan — tanpa sekali pun meninggalkan rumah.

Disiapkan untuk pasar regional
Selain materi teknis, Laras berlatih interview berbahasa Inggris dan membiasakan alur kerja remote: komunikasi tertulis, review asinkron, dan riwayat git yang rapi. Itu yang membuatnya lolos seleksi lintas negara.
Kontrak remote dari Singapura
Laras kini frontend engineer penuh waktu di startup SaaS Singapura — bekerja dari rumahnya di Malang, digaji dalam dolar Singapura, dan tetap menemani anaknya tumbuh.
Bina Course

